TINGGI MONCONG, ALINEANEWS.COM — Pusat Pemilihan Umum Akses Disabilitas Sulawesi Selatan (PPUAD Sulsel) menggelar kegiatan bertajuk Pelatihan Pendidikan Politik dan Dampak Perubahan Iklim bagi Penyandang Disabilitas dan Kusta. Pelatihan dua hari ini berlangsung pada Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026, di Aula Kantor Camat Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa.
Didukung oleh Disability Rights Fund (DRF), forum ini bertujuan memperkuat kapasitas partisipasi politik serta kesadaran kritis kelompok disabilitas dan kusta di wilayah dataran tinggi Gowa. Langkah ini krusial mengingat kerentanan ganda yang mereka hadapi: hambatan aksesibilitas politik serta ancaman langsung perubahan iklim terhadap mata pencaharian dan daya tahan fisik mereka.
Fokus Utama Pelatihan:
-
Hak Sipil dan Partisipasi Politik: Memastikan penyandang disabilitas dan orang yang pernah mengalami kusta (OYPMK) memiliki pemahaman yang setara atas hak pemilu, kepemimpinan, dan penyampaian aspirasi publik.
-
Resiliensi Perubahan Iklim: Membahas dampak perubahan iklim global terhadap kelompok rentan, mencakup mitigasi bencana inklusif serta perlindungan sosial yang merata.
-
Aksesibilitas Komunikasi: Menyediakan penerjemah bahasa isyarat (JBI) di lokasi guna menjamin seluruh informasi tersampaikan secara inklusif dan tanpa hambatan.
PPUAD Sulsel menegaskan bahwa pemenuhan hak politik dan perlindungan lingkungan bagi disabilitas merupakan kesatuan integral demi mewujudkan prinsip keadilan sosial leave no one behind di Sulawesi Selatan.











